Responsive Ads Here

Jan 15, 2014

Galileo Galilei

Galileo Galilei lahir di Pisa 18 Februari 1564. Ayah Galileo seorang ahli matematika dan muskus yang baik. Ia menyekolahkan anaknya di biara Vallombrosa. Kemudian tahun 1581 dikirimkan ke Universitas Pisa untuk belajar Filsafat dan Kedokteran. Di Universitas ini ia memperoleh penemuan terbesar pada zaman itu. Ia tertarik pada lampu yang berayun di atap Gereja Katedral. Ia menghitung waktu ( periode ) ayunan lampu itu dengan denyut nadinya dan ternyata sama, tidak tergantung amplitudonya ( luas getaran ).
Karena kemudian ia tertarik pada matematika maka akhirnya ia meninggalkan kedokteran dan belajar matematika dan selesai pada tahun 1585. Pada usia 22 tahun ia menemukan Neraca Hidrostatika, kemudian menulis sebuah Essay mengenai pusat gravitasi untuk benda padat.
Pada puncak kariernya ia memutuskan untuk mencari hukum alam yang mengatur gerak benda-benda. Tahun 1589 ia diangkat sebagai pejabat matematika di Universitas Pisa kemudian diangkat menjadi proffesor di Universita Padua. Disana ia mengajar Astronomi, Teknik Mesin, Kemiliteran dan pertahanan. Galileo sangat terkenal disana.
Pendapat yang diyakini masyarakat saat itu adalah kecepatan benda yang beratnya berbeda akan berbeda-beda bergantung pada berat benda tersebut. Pendapat ini dikemukakan Aristoteles. Galileo mempunyai pendapat yang berbeda.

Menurut Galileo, setiap benda jatuh mempunyai kecepatan yang sama, walaupun mempunyai berat yang berbeda-beda. Tegasnya, berat benda tidak mempengaruhi kecepatan jatuh suatu benda.

Galileo memberikan pendapat seperti itu berdasarkan pengalamannya ketika berjalan di tengah hujan salju. Galileo mengamati butir-butir salju yang nampak jatuh berbarengan di permukaan. Galileo menduga bahwa kecepatan jatuh setiap benda sama. Penasaran akan hal tersebut, Galileo kemudian melakukan percobaan menjatuhkan bola dengan berbagai ukuran dari Menara Pisa. Dugaannya benar. Setiap bola mempunyai kecepatan jatuh yang sama.
Menara miring Pisa yang dianggap digunakan oleh Galileo mendemonstrasikan hukum-hukum mengenai jatuhnya sesuatu benda. Mengetahui hal ini, Galileo mengambil langkah-langkah lebih lanjut. Dengan hati-hati dia mengukur jarak jatuhnya benda pada saat yang ditentukan dan mendapat bukti bahwa jarak yang dilalui oleh benda yang jatuh adalah berbanding seimbang dengan jumlah detik kwadrat jatuhnya benda. Penemuan ini (yang berarti penyeragaman percepatan) memiliki arti penting tersendiri. Bahkan lebih penting lagi Galileo berkemampuan menghimpun hasil penemuannya dengan formula matematik. Penggunaan yang luas formula matematik dan metode matematik merupakan sifat penting dari ilmu pengetahuan modern. 

No comments:

Post a Comment